Gelar mulia yang disandarkan pada sayyidina Fatimah

Yuviana Rahmawati
Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an dan Sains Al-Ishlah (STIQSI) Sendangagung Paciran Lamongan

Fatimah Az-zahra, siapa yang tidak kenal dengan nama yang satu ini, namanya sudah tidak  lagi asing di telinga kaum muslim ataupun muslimah. Yups,  beliau adalah putri keempat Rasulullah SAW. dan Ummul Mukminin Khadijah binti Khuwalid. Ia dilahirkann di kota Makkah pada hari Jum’at, 20 Jumadil akhir, tahun kelima sebelum Muhammad SAW diangkat sebagai nabi. Disebutkan dalam sebuah hadist petanda datangnya seorang wanita agung ke bumi. Dikatakan rasulullah SAW, “Pastilah engkau mencium, memeluk dan mendekap Fatimah. Serta memperlakukanya lebih baik dari putri-putrimu yang lain!”. Rasulullah menjawab, “Sesungguhnya, jibril memberiku sebuah apel dari surga, yang kumakan dan berbuah menjadi sperma-sperma yang kutempatkan di Rahim Khadijah. Lalu is mengandung Fatimah. Karena itu, kucoum harum surge darinya.” (HR. Jabir bin Abdullah).

Disaat menghadapi proses kelahiran, Khadijah harus mengalami masa yang sulit. Khadijah meminta bantuan wanita-wanita Quraisy untuk menemani persalinanya, namun tak satu pun dari mereka yang bersedia. Mereka menolak karena menganggap Khadijah telah merendahkan dan menyusahkan diri sendiri dengan menikahi seorang yatim miskin, yakni keponakan Abu Thalib (Rasulullah SAW). Di tengah kesedihan dan kebingunganya, tiba-tiba Khadijah melihat empat orang wanita yang telah mengelilinginya. Salah satu dari wanita itu berkata, “Saya adalah Sarah (istri nabi Ibrahim As) ini  adalah Asiyah binti muzahim (istri fir’aun). Ia adalah temanmu  kelak di syurga. Iitu adalah Maryam binti Imran (Ibu Nabi Isa As), dan wanita yang keempat ini adalah Ummu Kultsum, putri Nabi Musa Bin Imran. Kami datang untuk membantu dalam proses kelahiranmu.”. Kelahiran Fatimah sungguh membahagiakan Khadijah dan rasulullah saw, rasulullah pun menangis haru melihat putri bungsunya lahir dengan cahaya kemuliaan.

 Kelahiran Fatimah sungguh kegembiraan besar bagi rasulullah saw. wajah anaknya itu sangat mirip dengan beliau. Rasulullsh saw juga sudah membaca tanda-tanda kebaikan dan keberkahan pada putri bungsunya, Fatimah. Fatimah sering di gendong dan diciumi dengan penuh cinta. Bukan hanya rasulullah SAW., kakak-kakak Fatimah juga sangat menyayanginya. Fatimah adalah putri kesayangan Raulullah SAW. Ia mendapat banyak gelar kemuliaan. Gelar-gelar itu disematkan padanya lantaran sikap dan budi baik Fatimah yang mengagumkan. Berikut adalah beberapa gelar yang disandarkan pada Fatimah:

  1. Ash- shiddiqah

Mendapatkan gelar ash-shiddiqah karena ia selalu berkata jujur dan benar. Apa yang diperbuatnya selalu sama dengan  apa yang dikatkanya. Fatimah adalah seorang perempuan dengan perkataan dan keyakinan yang cermat, ia selalu percaya kepasa Allah SWT dan Nabi-Nya tanpa meragukan satu pun perintah itu.

  • Ath-thahirah

Makna dari gelar ini terkait dengan surat Al-ahzab ayat 33:

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orrang-orang jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.”

Ayat tersebut menunjukan betapa Ahlul bait mendapatkan kemuliaan di sisi Allah, Allah mensucikan mereka. Fatimah adalah Ahlul bait. Ia melahirkan keturunan Rasulullah SAW. yang juga termasuk Ahlul bait. Sebab inilah, Fatimah mendapatkan gelar Ath-thahirah.

  • Al-mubarokah

Allah SWT telah mengganjar Fatimah dengan nikmat yang berlimpah. Allah SWT menakdirkan Fatimah menjadi ibu dari keturunan Rasulullah SAW. ini adalah rahmat yang sangat  bagi Fatimah.

  • Al-muhadatsah

Fatimah adalah wanita yang mendapat kemuliaan. Ia bisa berbicara dengan malaikat. Pandangan Fatimah selalu benar, seolah selalu mendapatkan bimbingan secara langsung dari Allah SWT. Dan para malaikat. Fatimah adalah wanita pilihan yang diberi kemampuan khusus untuk bisa berbicara dengan yang gaib. Karena itulah, ia mendapat gelar muhadatsah.

  • Al-bathul

Fatimah adalah putri kesayangan Rasulullah SAW. ia tidak ada bandinganya  dalam hal keutamaan, ilmu, akhlak, adab, nasab, dan hadab. Fatimah juga selalu menjunjung tinggi hukum Allah SWT. Fatimah bahkan dibebaskan Allah SWT dari darah haid dan nifas. Sehingga sepanjang hidupnya ia selalu beribadah. Ini juga bentuk pengkhususan Allah SWT kepada Fatimah.

  • Az-zakiyah

Kata zakiyyah disebutkan beberapa kali dalam Al-qur’an. secara garis besar, makna kata zakiyyah atau tazkiyyah adalah membersihkan jiwa seseorang dari sifat-sifat buruk. Fatimah adalah orang yang tenang dan suci jiwannya. Ia selalu mensucikan dirinya dari keburukan dan dosa, serta selalu berbuat kebaikan.

  • Al-mardhiyah

Mendapatkan gelar ini karena Fatimah keridhaan Allah SWT, adalah tujuan utamanya. Ia tak akan melakukan perbuatan yang tidak diridhai Allah. Kehidupanya yang penuh kesedihan, penderitaan dan kemalangan, tetap dijalani Fatimah dengan senang. Ia tetap menjalani takdirnya itu, sebab tujuanya tidak lain adalah untuk mendapatkan ridha dari Allah SWT.

  • Sayyidatun nisa’

Fatimah sudah dijamin masuk syurga oleh Allah SWT. Bahkan setelah Rasulullah SAW, Fatimah dalah wanita pertama yang menyusulnya masuk surga. 

  • Ummu abiha

Fatimah sejak kecil, selalu menjaga dan melayani Rasulullah SAW, ia sangat berani menentang orang-orang yang berani melukai ataupun menghina ayahnya. Fatimah juga selalu menyiapkan kebutuhan sehari-hari ayahnya. Bahkan ia menjadi pelipur lara serta obat kegelisahan  ayahnya.

  1. Az-zahra

Az-zahra , ini adalah gelar yang paling populer. Muhammad AL-baqir bin ali as-sajjad bin husain putra Fatimah mengatakan, “Mengapa Fatimah dinamakan az-zahra?” ia menjawab, “Karena Allah SWT, menciptakanya dari cahaya keagungan-Nya, ketuka ia bersinar, ia menerangi langit dan bumi dengan cahayanya, menutupi pandangan-pandangan para malaikat, lalu merekaa sujud kepada Allah dan bertanya, “Tuhan kami dan junjungan kami, cahaya apakah ini?, maka Allah menjawab, ini adalah cahaya dari cahaya-Ku. Aku tempatkan ia di langit-Ku dan aku ciptakan ia  sari keagungan-Ku. Aku keluarkan ia dari sulbi seorang Nabi-Ku yang aku utamakan..(Al-bihar juz 43, hlm. 12)

Gelar-gelar yang diberikan kepada Fatimah adalah bukti bahwa ia dikagumi banyak orang. Semua gelar itu tidak lepas dari perangai terpujinya, bentuk fisiknya, juga keilmuanya. Ia adalah putri Nabiyullah yang paling agung, juga putri dari seorang wanita yang mendapat kemuliaan tertinggi di mata Allah SWT. Bagi kaum muslimin Fatimah adalah anak, ibu, sekaligus istri teladan. Ia adalag putri yang paling dekat denfan ayahnya dan berbeda dengan wanita lain.

Kredit Gambar: Sunan

Please follow and like us:
error

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Share supaya lebih ramai tahu berita ini